Thursday, January 15, 2015

Day 1 : Menikmati Cibaduyut Bandung Kala Hujan Berderai

Day 1
24 Desember 2014
Bandung - Cibaduyut

Ke Bandung, gue naek Primajasa sekarang harganya Rp 52.000 dari Cikarang. Harganya macem-macem sih dari berbagai tempat. Sebelum lupa, ini gue posting karcisnya ya, ada beberapa tempat yang jadi pangkalan Primajasa buat ke Bandung ini.





Maap, tiketnya amburadul...abis di Bandung ujan mulu, gue basah termasuk tiketnya... untung hati gue ga basah, apalagi mata gue...wkwkwkkwk

Ini penampakan jalan menuju ke Bandung....kalau kalian perhatiin, view-nya indah banget... Gunung berderet dan pohon-pohon yang hijau di kanan kiri. Asoyyyy




Baru masuk kota Bandung, hujan sudah menyambut. Maklum di bulan Desember, hujan tiap hari melanda Bandung. Sebelum saya bercerita lebih lanjut tentang Bandung, saya mau kasih tau teknisnya nih.
#Tips
1. Turunlah di terminal Leuwi Panjang. Ini bisa dibilang pusatnya. Kamu bisa kemana aja dari terminal ini
2. Dari pengalaman pribadi, meskipun di kendaraannya ada stiker bertuliskan tempat tujuanmu (klo kmu naik angkot kayak aku), kamu tetap harus tanya. Kenapa? Jadi waktu itu saya mau ke Cibaduyut. Ga taunya angkot merah no 05 yang saya naikin ada 2 macem. Ada yang ke Cibaduyut dan ada yang ke Cicaheum. Alhasil, saya tersesat :(

Di hari pertama, ga banyak yang aku jalani. Nyampe di Bandung jam 3 sore dibilangin naek angkot tapi ternyata aku tersesat sampe jam 5 sore. Akhirnya, aku dijemput suaminya temenku (temen SD, SMP, SMA) yang thanks God banget masih berhubungan dengannya.
Waktu nunggu dijemput, aku sempet foto-foto sekitaran Leuwi Panjang. Ini penampakannya



Kalau kamu suka dingin, Bandung pada saat musim hujan gini pas banget buat kamu. Apalagi ini di musim hujan gini, brrrrr

Oya, Cibaduyut terkenal dengan pengrajin sepatunya. Kamu bisa liat ada banyak model yang dapat dipilih di sini. Cuma ya tetep harus pinter nawar.Penasaran, aku browsing sejarah tentang Cibaduyut, ini yang aku temukan :
"Pada tahun 1920 seseorang yang berasal dari Ciomas Bogor yang dipanggil Bang Kelang bekerja di pengrajin sepatu milik warga Tiong hoa di daerah Suniaraja, setelah sekian lama Bang kelang ini menikah dengan orang Bandung dan tinggal di Cibaduyut. Pada waktu itu orderan lagi banyak sehingga Bang Kelang membawa kerjaannya ke rumah. Para tetangganya ikut belajar dan lama-kelamaan banyak tetangganya yang ikut membuat sepatu. Akhirnya Cibaduyut pun menjadi sentra home industry alas kaki hingga sekarang ini." dirilis oleh http://www.scribd.com/doc/156644520/Sejarah-cibaduyut#scribd

Awalnya, abis ambil motor temenku (lebih tepatnya minjem), aku mau langsung ke Dago naik motor dan mencari kost-kostan.

Napa milih kost-kostan? Karena menurut aku, itu yang paling hemat, apalagi gue mau sekitar 2 mingguan tuh di Bandung ^^

Napa ga nginep aja di rumah temen?
Jiaaahhh, emang enak nyusahin orang?
#Tips selanjutnya
Daripada cari hotel apalagi penginapan, kalau kamu mau ke suatu tempat untuk waktu yang lama, cari aja kost-kostan. Bingung dimana? Cari daerah yang ada kampusnya. Pasti di situ ada kost-kostan deh. Percaya ama gue.

Namun, aku baru nyampe ke rumah temenku aja jam 5.30 sore, masih ujan pula. Kalau aku nekad nyari kost-kostan hari ini juga, aku kayaknya ga yakin deh bisa. (Secara gue belum tahu dimana tepatnya, gue hanya tahu harus ke Dago aja. Tapi Dago itu dimana? Gue kagak tahu sama sekali.)

So, aku tidur deh di rumah temenku yang baik hati dan tidak sombong serta gemar membantu itu.  Dua anak-anaknya yang lucu tidur di atas (ranjang tingkat), aku tidur di tingkat bawah. Sebelum tidur, sempet diajakin maen masak-masakan. "Ibu mau pesen apa?"
"Mie ayam" kataku
Bunyi-bunyian dari 'alat-alat masak' mereka langsung terdengar. Ga lebih dari semenit, 'makanan' pun tersaji. Aku pun 'menyantap'nya hanya dalam waktu ga lebih dari semenit juga.
Baru aja selesai 'makan', aku ditanya lagi "Pesan makanan apa?"
Dan dari situ terus berulang.
Ih gemesnya dengan mereka itu, pengen cubitin pipinya yang tembem-tembem wwkkwkwkw. Ga percaya mereka gemesin? Ini nih salah satunya :


Sambil main dengan anak-anak, aku juga bernostalgila dengan temenku. Lucunya, waktu SD-SMA kami bukanlah hopeng berat, namun menurut aku sih suatu keajaiban kami masih bisa berhubungan sampai sekarang. Itulah teman ya, they stay in our life long enough, but they stay longer in our hearts

That's enough story for today....

#Saatnya tips sebelum kamu bepergian :
1. Pelajari peta kota tersebut
Untuk aku yang 'buta peta', aku perlu peta sesimple ini. Yang sudah ada pembagiannya menurut warna, jalan-jalannya jelas. Tapi akhirnya ga kepake juga karena akunya bener-bener buta.
Bagi yang mahir baca peta, ini penting banget
Bagi yang buta peta, anutlah prinsip "Malu bertanya, ga nyampe-nyampe."

2. Tanya-tanya temen kamu yang pernah tinggal di sana. Kalau ga punya temen, tanya aja sama Mbah Google. Eits, jangan lupa tanya juga tempat-tempat wisata apa yang ada di sana. Setiap orang punya pengalaman yang berbeda, jadi tentu mereka pun ada yang pergi ke tempat-tempat yang berbeda pula.

3. Persiapan mental, terutama kalau kamu pergi sendirian kayak aku gini

4. Persiapan uang... Aku itung-itung, aku habis Rp 2 juta untuk perjalanan ke Bandung ini. Tapi udah terbilang murah banget lho.

5. Persiapan kaki, khususnya kalau kamu juga pengen ke Bandung. Ga bawa kendaraan alias naek angkutan.

6. Cari tahu juga tentang penginapan kamu. Untuk yang satu ini, ada banyak hal yang harus kamu ketahui : penginapannya harus deket dengan pusat wisata biar kamu mudah, bersih, dan tentunya murah (apalagi kalau mau lama ya kan). Untuk di Bandung, ada beberapa opsi yang bisa kamu ambil :

a. Hotel - lumayan mahal sekitar Rp 250rb - jutaan semalam. Hotel di Bandung banyak banget, terutama di daerah Ledeng, Dago, dan Cihampelas.
b. Penginapan buat backpacker. Untuk yang satu ini, kamu bisa cari di website ini : http://www.thebandungtour.com/hotel-di-bandung-harga-di-bawah-100-ribu.html
c. Kost-kostan, paling banyak di sekitar Cihampelas dan Dago/Dipati Ukur.

Selanjutnya baca : Perjalanan Hari Keduadi Bandung Part 1/2

Sunday, December 7, 2014

Pertama kali ke LN? Singapura? Foto Sebanyak-banyaknya

Keluar negeri itu memang sesuatu banget, apalagi untuk pertama kali. Waktu itu gue ke Singapura. Saat itu tahun 2007. Berkesan banget meskipun kalau dilihat sekarang kok udah jadul dan cupu. wkwkwk

Awalnya gue ga percaya ketika kk gue ngomong mau ngajak ke LN bareng mama papa. Whatts? It's an imposibble thing could happens, but it did. Maka, pada waktu awal tahun baru 2007 itu berangkatlah kami ke negeri orang.

Itu aku di Changi... Old Changi. Sekarang Changi mah berubah jauh. Begitu pula diriku...#eeeeaaaaa

Jadi, karena baru pertama kali, biasalah kita foto-foto di bandara Changi, bandara internasional Singapura. Kalo gue tunjukin semua foto gue di Changi, gue yang malu bo, karena kayaknya di tiap sudut ada wkwkkw.
Btw, karena gede banget tuh bandara, gue sempet ga percaya klo itu hanya bandara. Menurut gue sih udah kayak kota tersendiri. Gue bandingin dengan bandara Soekarno Hatta pun jauh ya. (Tapi aku tetap cinta Indonesia kok, lop u pulll)

Kan dulu Singapura tuh terkenal banget dengan Jalan Orchards nya. Itu tempat shopping sedunia kata orang. Nah, jadi karena penasaran aku sama keluarga (disingkat fam) jalan-jalan ke sono.
Jalan-jalannya sampe malem, semua dikelilingi, tapi ga beli wkwkkwk
Btw, suasana Natalnya masih berasa banget yak...

Ke Singapura, pasti sering naek MRT. Tapi karena baru pertama kali naek, biasalah pasti ganjen bawaannya. Pengen mengabadikan diri di sono. Inilah hasilnya :
Cowok di belakang tuh ngeliatin, tapi gue ga peduli...yang penting narsis dulu

Abis itu, kami juga ke Pulau Sentosa. Ke pulau ini, kami harus naik bus lagi. Mayan mahal klo ke pulau ini tapi worth it karena banyak pemandangan indah. Ini tempat-tempat yang gue foto di sana :







Well, gue udah ga ingat lagi urutan kejadiannya tapi kira-kira seperti itu gambarannya. Tapi ada sedikit tips yang bisa gue kasih nih :
1. Foto sebanyak-banyaknya (untuk itu bawalah kamera yang bagus)
2. Jangan lupa selain foto diri sendiri dan orang lain, foto juga pemandangannya. Nyesel lho ntar kayak gue yang kebanyakan foto sendiri. Pemandangannya ga bisa dilihat lagi T___T
3. Singapura banyak jalan, jangan pake high heels apalagi enggrang...
4. Sewalah apartemen di China Town (di situ murah-murah lho), tapi katanya denger2 sekarang udah ga boleh lagi. Kalau gitu, sewa 1 kamar buat 10 orang aja, hehehehehe... Sebenarnya, bagusnya sih ke Singapura kalau ada tempat yang bisa diinepin gratis kayak keluarga, temen.

Thursday, November 20, 2014

City Tour : Bus Tingkat Gratis Keliling Jakarta

Bis wisata ini digalakkan pada masa Joko Widodo menjadi Gubernur DKI Jakarta dan Ahok menjadi wakil gubernur pada 2012 lampau. Bus ini sempat diuji coba oleh Jokowi sendiri pada waktu itu. Tujuannya untuk meningkatkan wisatawan manca negara dan juga lokal lebih mengenal Jakarta dan sejarahnya.

Berangkat dari Bundaran HI, kita akan diajak berkeliling pusat Jakarta yaitu Bundaran HI - Sudirman - Sarinah - Harmoni - Pasar Baru - Istana Merdeka - Monas - kembali lagi ke Sarinah - Sudirman - Bundaran HI.

Bus ini akan berhenti di beberapa tempat yang punya palang bertuliskan 'City Tour'.
Bus dua tingkat ini sangat menarik. Salah satunya karena pemandangan yang disajikan dari tingkat 2 lebih terlihat jelas. Ini penampakannya
Tahukah Anda bahwa pengemudinya semua wanita? Mengapa demikian? Alasannya, menurut Jokowi waktu itu, karena wanita lebih berhati-hati dibandingkan pria. Ini salah satu supir wanita bus City Tour yang saya foto waktu itu
Sejak berangkat dari Bundaran HI, sepanjang jalan ada tour guide yang akan memberikan penjelasan tentang sejarah Jakarta, terutama gedung-gedung yang dilewati. Tour guide ini akan menjelaskannya dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Sayangnya, waktu kedua kalinya saya naik, di lantai dua suara sang tour guide kurang terdengar. Jadi, jika Anda mengajak wisatawan asing, disarankan untuk duduk di lantai pertama saja.

Ini beberapa tempat yang dilewati bus ini :
 Sebelah kiri gambar Museum Nasional Indonesia. Sebelah kanan adalah Monas

 Kedua gambar ini sama seperti aslinya, berada berdekatan. Sebelah kiri adalah katedral dan sebelah kanan adalah mesjid agung.

Ini tempat gubernur yang dinamakan Balaikota.

Btw, sedikit tips yang mungkin berguna nih...
Kalo kamu lagi jalan-jalan di Sudirman dan perlu ke rute-rute yang bersangkutan dengan City Tour misal mau ke Pasar Baru, naek aja City Tour. Selain tidak macet (karena memakai jalur Transjakarta), bus ini juga gratis. Sekalian kamu juga bisa belajar sejarah Jakarta toh

Friday, October 31, 2014

Kiat Tidak Bosan di Bandara Soekarno Hatta

Berada lama di bandara memang membosankan. Baru-baru ini, dengan alasan menghemat biaya penginapan, saya pun tidur di bandara. Tujuannya juga untuk menghemat waktu, supaya saya dapat mengejar penerbangan pagi yang telah saya beli tiketnya.

Pertanyaannya, apa yang harus saya lakukan di bandara? Dimana saya tidur? Bagaimana tempat yang nyaman di bandara sehingga kitapun dapat duduk ataupun jalan-jalan dengan asyik? Kali ini saya akan mencoba membagikan tips itu, setelah saya menelusuri tiga terminal Soekarno Hatta.

Tempat-tempat di Bandara Soekarno Hatta yang Bisa Dikunjungi

Sebenarnya, mengelilingi Bandara Soetta sendiri merupakan kegiatan yang mengasyikkan. Tapi tentu keliling-keliling begitu saja tanpa ada suatu tujuan akan cepat membosankan bukan? Nah, saya punya beberapa kiat yang bisa kamu pakai nih....

Keliling Untuk Cari Lokasi Foto yang Bagus
Nah, yang satu ini jangan ditanya lagi. Banyak orang yang narsis di sini. Ayo, ngaku aja. Seringkali orang-orang suka foto-foto sendiri untuk mengisi kegiatan mereka. Hal ini juga bisa kamu lakukan untuk mengisi waktu di Soetta. Ini beberapa lokasi foto yang bisa kamu pakai untuk poto-poto, yang bahkan kamu takkan terpikirkan kalau itu di bandara :



















Merenung di Terminal 1
Namanya terminal, tentu tidak ada tempat yang sepi bukan? Tapi jangan salah, di terminal 1 ada tempat yang asyik punya untuk merenung, berpikir, meski mungkin tidak mungkin untuk bermeditasi, hehehehe. Nah dimana tempatnya?


Terlihat kan? Tempatnya sepi banget. Tempat ini kebetulan juga tidak boleh dilewati oleh mobil. Dimana sih sebenarnya? Jadi, jika kamu ada di depan pintu keberangkatan terminal 1, kamu coba deh menyeberang seolah-olah mau nyari taxi ataupun damri atau mau ke tempat parkiran mobil. Nah, dia memang agak tersembunyi sih tempatnya, kalau tidak salah ada di ujung terminal 1C. Jadi coba aja ke sana dan rasakan ketenangannya.

Duduk-duduk Santai di Terminal 2
Terminal 2 ini punya taman yang lumayan adem, ditambah lagi ada suara air mancurnya. Untuk catatan, di taman ini juga banyak dipakai orang untuk merokok. Bagi kamu yang benci rokok tentu agak kurang nyaman. Tapi dari sudut pandang lain, taman ini cukup bikin rileks. Saat yang paling pas yaitu saat hari sudah menjelang sore, dimana matahari sudah mulai tenggelam sampai lampu air mancur dinyalakan.
Taman ini ada di paling ujung, dekat dengan terminal Damri. Oya, di sini kamu juga bisa sambil baca buku, dengar musik, ataupun sekedar foto-foto. Ini penampakannya:



Masuk ke Dalam Lebih Cepat
Masuk ke dalam dan check in lebih cepat. Kamu juga bisa foto-foto dengan tempat yang asyik punyaa.... Ini foto-foto yang diambil dari dalam terminal 2 setelah check in :






Cari Wi-fi
Biasanya kalau bosen dan capek jalan-jalan, cobalah untuk minum kopi atau makan snack apa saja dimana tokonya itu punya wi-fi. Di sini, kamu bisa deh berselancar di negeri maya.

Tentu ini bisa jadi panduan kamu untuk bisa bersenang-senang meskipun di bandara. Oya, kalau punya kartu kredit, nikmati keuntungan yang bisa diraih. Biasanya ada lounge-lounge yang menyediakan makanan / minuman dengan harga murah kalau memakai kartu kredit tertentu. Jadi jangan lupa untuk dipantau sebelum bepergian menggunakan pesawat udara.

Wednesday, October 15, 2014

Bandara Soekarno Hatta Terminal 3

Bandara Soekarno Hatta atau yang biasa disingkat dengan Soetta dan berkode IATA yaitu CGK ini menarik untuk dipelajari. Sebelumnya, kita telah membaca sekilas tentang bandara ini secara umum, Terminal 1 dan Terminal 2. Kini, kita akan membahas terminal 3 yang ada di bandara Soekarno Hatta.Terminal ini termasuk unik.

Sejarah Singkat Terminal 3
Digunakan untuk maspakai penerbangan yang biayanya murah, terminal 3 ini selesai dibangun pada 15 April 2009. Terminal 3 menggunakan konsep yang eco-friendly dan modern.

Terminal 3 setiap tahun dapat mengangkut 4 juta penumpang dimana terdapat 30 gerai lapor masuk, 6 tempat klaim bagasi, dan 3 gerbang bagi para penumpang. Pengembangan ke depannya, menurut wikipedia, terminal 3 akan dirancang berbentuk huruf U dimana dapat mengangkut 25 juta penumpang.

Pesawat di Terminal 3
Saat ini, terminal 3 digunakan oleh Air Asia, Mandala Airlines, dan Lion Air tujuan Denpasar, Bima, Tambolaka, Maumere, Ende, dan Labuan Bajo.

Tempat Makan di Terminal 3
Baso Ino, Beard's Papa, Bim Burger, Diplomat Cafe, Great Indonesia Open Air Cafe, Hikaru Cafe, Jco Donuts & Coffee, Kopi Toea, Laras Resto, Minang Bristo, Mochi Sweets, New Zealand Natural, Roti Boy, Starbucks Coffee, Qtalk,


Tempat-Tempat yang Perlu Diketahui di Terminal 3
Tempat Troli
Biasanya jika Anda datang dengan menggunakan bus transportasi umum seperti Damri, maka troli akan disediakan di dekat terminal pemberhentian bus tersebut. Jika Anda menggunakan kendaraan pribadi, biasanya troli disediakan di dekat pintu masuk menuju gerbang check-in
Pemberhentian Bus Damri
Tempatnya ada di terminal 3 ada di depan terminal. Anda pasti menemukannya dengan mudah karena terminalnya kecil.


Rest Area
Untuk beristirahat, terminal 3 menyediakan bangku-bangku di dekat pintu masuk terminal. Sayangnya, bangku-bangku ini hanya beratap tapi tak berdinding sehingga tidak nyaman ditempati jika malam hari. Namun, Anda dapat memilih tempat duduk yang berada di dalam terminal, tepatnya di lantai 2. Di sana, ada beberapa bangku sofa yang dapat ditempati.
Shopping Area
Shopping area di terminal 3 ada di dalam terminal, tepatnya ada banyak di lantai 2.

Tempat Merokok
Tempat merokok berada di dekat pintu masuk terminal, dimana orang juga bisa beristirahat di sana.
Tempat Bermain Anak
Uniknya, di terminal 3 disediakan tempat bermain bagi anak-anak usia balita. Untuk dapat bermain di tempat ini, Anda perlu melakukan lapor masuk (check in) terlebih dahulu.
Jalur Mobil
Jalan lalu lintas terminal 2 terbagi dalam 3 bagian yaitu :





Jalur 1 : VIP dan bus
Jalur 2 : pribadi dan taksi
Jalur 3 : untuk masuk ke area parkir

Baca sebelumnya : Terminal 2