Showing posts with label Soekarno - Hatta. Show all posts
Showing posts with label Soekarno - Hatta. Show all posts

Wednesday, July 18, 2018

Terminal 3 Ultimate of Soekarno-Hatta Airport

In the beginning, T3 Ultimate is for Garuda's flight only, both domestic and international. Previously, it opened for AirAsia. Then in May 2018, T3 also served Thai Airways, Oman Air, Qantas, Jetstar Asia Airways, Air China and KLM Royal Dutch Airlines. In the future, there are also Srilanka Airlines and China Eastern will be moved here.


For the passenger with awkward time, I suggested you chose this terminal to sleep than the other terminal at Soekarno Hatta Airport. It is because only for safety and comfort reasons. Below is the explanation :

Plus
- Safe and secure. You didn't feel afraid even if you're alone. This place is like open space yet convenient to stay. There are several restaurants, long chairs to sleep in, and the security system by CCTV.
- More comfortable to sleep. The chair is from leather, not from the wood that may cause your backache. In every chair, they have electrical devices to connect your devices when it's low of source
- You can find wifi here. So you still can do your job or maybe just browsing something or watch something to kill the time.



Minor
-Have mosquito because it's an open space.
-In the same time, it has an air conditioner and very cold at night. If you wanna stay, make sure you have a jacket or something to cover your body.
- Because it is so big, you have to manage your time to go to the counter and get check-in. It is very recommended if you just sleep near your check-in gate.

If you wanna move around Soekarno Hatta Airport, they facilitated transit bus for 24 hours and free. But in reality, around 2-4 AM, you can very hardly find one. So I suggested that you can do your activities before or after that.

Get bored? Just take the selfie at beautiful gardens with different themes. The photos here below





photo credit: self-documentation
Just try it and tell your story.

Sunday, March 1, 2015

Tips Buat Nginep di Bandara Soekarno Hatta

Gong xi fat choi 2566

Aku terbang pulang ke kampung halaman tepat saat perayaan Imlek. Maksudnya sih, selain dapat murah, aku juga bisa langsung ngikuti perayaan Imleknya. So, setelah sedikit konsultasi dengan mami, aku beli penerbangan paling pagi dengan Lion Air.

Ga tahunya, pengalaman aku tuh kayak nano-nano, banyak rasanya.

Yang pertama, karena penerbangan paling pagi dan takut kalau naik Damri yang paling pagi pun ga kekejar, aku nginep di bandara. Aku udah beberapa kali sih nginep di bandara, biasanya di Terminal 2. Meskipun berisik sama pengumuman dan dingin (karena AC-nya sentral dan kenceng banget), tapi menurut aku sih di situ yang paling aman. Malam ini aku tidur di anjungan terminal 1. Ntar aku ceritain kisahnya.

Setelah makan malam spaghetti yang sedikit kebekep itu dan mencari tempat yang dipikir nyaman buat tidur, hujan pun turun. Semalaman tanpa henti hujan turun. Di situ aku bersyukur juga sih, seandainya aku pegi yang pagi-pagi buta, akan sangat merepotkan. Apalagi kalau ditambah hujan yang deres itu. Aku bersyukur aku nginep di bandara.

Namun, yang kedua aku sebagai seorang wanita yang meskipun berani tapi takut juga, ngerasa ga safe banget buat tidur di anjungan. Jadi kira-kira jam 3 subuh, tiba-tiba datang banyak rombongan cowok yang kemudian kongkow sambil ngerokok di tempat aku tidur. Emang tuh tempat buat umum sih, tapi ya aku deg-degan banget sebenernya. Apakah mereka liat ada cewek di situ? Apa mungkin mereka jadi punya niat jahat? Jeng jeng....Aku terus doa, semoga mereka ga mikir macem-macem. Doa terus biar mereka cepet selesai ngobrol dan pergi dari situ.

1 jam kemudian...
Keadaan sunyi senyap
Ternyata mereka masih di situ tapi mereka tidur
Ternyata juga ada beberapa orang lainnya di sekitar situ.
Aku aman, thx God
Dari kejadian itu, aku pikir sejauh ini terminal 2 yang paling aman (apalagi buat cewek aka perempuan aka wanita).

#Tips buat tidur di Bandara#
Kalau mau tidur di anjungan terminal 1 (baik a,b,atau c), pastikan bawa selimut, alas, dan bersama temen-temen.
Kalau sendirian, tidur aja di terminal 2. Di terminal 2 itu ada bangku-bangku item panjang yang bisa kamu jadiin tempat tidur. Itu jauh lebih baik daripada terminal 1. Tapi ingat, bawa selimut kalau ga tahan dingin. Atau bawa baju tebel lah.
Kalau terminal 3, belum pernah tidur di situ sih aku, kapan-kapan aku mau coba deh

#Info tentang hotel di bandara#
Ini bagi kamu yang punya uang dan ga mau susah, tidur di hotel bandara juga bisa kok. Ratenya Rp 400rb-an termasuk PPN. Mayan murah juga kan.

#Info tentang tempat istirahat di Terminal 1#
Kan kemaren aku baca berita kalau ada tempat nyaman, sofa dan ada wifi-nya juga. Ternyata setelah tanya di bagian informasi, tempat itu ada setelah kita check-in. Itupun dibatasi, ga boleh lama-lama ada di sana. Lagian, biasa counter buka check-in juga kan maksimal 3 jam sebelum keberangkatan.
Jadi menurut aku tempat ini kurang efektif karena ga menjawab kebutuhan penumpang buat tidur / nginep di bandara. Ga kayak di Changi Airport. Di sana disediakan sofa-sofa yang bisa buat selonjor kaki dan tidur di sana.

Tambahan pengalaman selama hari itu :
Jadi, sewaktu aku mau check-in, ternyata ada banyak orang yang ngantri ke Medan pesawat jam 6 pagi berangkat. Saat itu waktu sudah pukul 5.45 WIB. Ada 2 orang sih yang akhirnya aku biarkan duluan check-in, karena pesawatku kan jam 6.25 WIB. Tapi makin banyak tuh, yang ga ngantri akhirnya malah nyerobot.
Aku juga udah mepet dong waktunya. Apalagi aku denger kabar dari penumpang yang ke Medan, pesawat mereka delay.
Pesawatku sendiri, seharusnya berangkat jam 5.30 WIB, tapi juga kena delay sehingga berangkat jam 6.25 WIB. Ada bapak-bapak yang malah marah-marah. Ngantri kagak, apa kagak, langsung aja nyerobot.

Di ruang tunggu, aku kasihan juga liat 1 petugas Lion Air. Dia dikerubuti para penumpang yang kayaknya akan berangkat ke Medan. Mereka complaint kok penerbangan mereka belum juga. Dia sampai didorong-dorong dan disudutkan. Sampai ada satu bapak yang teriaknya kenceng bingits, padahal mereka kan ngomongnya udah berhadapan muka. Ga tuli ya tuh orang yang di dekatnya? Ga tahu gimana lagi jalan ceritanya, karena aku juga lagi ngantri karena udah disuruh ke pesawat.

Pas di pesawat :
Oya, aku cerita dulu ya sebelum sampe pesawat. Aku duduk di no 2A. Aku salah karena turun tangga, sambil nenteng 2 bawaan berat. (Satu tas ransel, satunya makanan, biar aku ga usah tarok di bagasi, biar ga lama nungguin bagasi). Emang ada tangga yang di depan pesawat tapi sama petugas di sana aku ga dikasih naik. Disuruh naik dari belakang. Kebayang dong, aku duduk di no 2A tapi harus dari belakang, ditambah lagi orang-orang kan pada sibuk ngurusi barangnya buat tarok di cabin dan mereka dari depan semua.

Akhirnya aku turun lagi dan aku bilang ke petugasnya, aku duduk di no 2A dan sampe sekarang belum bisa mencapai depan pesawat. Tadi di atas (sewaktu aku belum turun tangga), ga ada petugas juga yang mengarahkan. Akhirnya aku diperbolehkan naik dari depan pesawat. Ingat, ini aku sambil nenteng-nenteng dua barang gede ya

Pas nyampe di dalam pesawat bagian depan, ada pramugari baik banget bilang gini, "Ibu, keliatannya barang bawaan ibu berat banget ya. Mari saya bantu simpan. Ibu duduk dimana nanti akan saya kasih buktinya."
Aku seneng dong. Jadi, terus terang saat itu dompet aku masih ada di dalam ransel yang aku titipkan tersebut. Aku pikir tuh ransel ada di ruang pramugari.

Ga tahunya ya, ternyata tuh ransel dibawain dan dimasukkan ke bagasi. Alhasil aku jadi ketar-ketir. Ditambah lagi, aku pada akhirnya harus nunggu dan ngantri untuk dapetin bagasi aku sekitar 1 jam. Aseeeeeemmmm

#Jadi tips buat kamu yang mau barangnya tetap di cabin nih#
Jangan sekali-kali mau barangnya ditarok di tempat lain selain di cabin. Bilang saja "Tidak, terima kasih." kepada tuh pramugari dan tarok ransel atau tas kamu di cabin. Ingat juga, tanya yang jelas barang kamu tarok dimana.
Untungnya sih dompetku beserta isinya masih aman di tempat.

Oya, waktu nyampe di Palembang, ternyata banyak orang yang ada di bagian klaim barang hilang. Ternyata penumpang dari pesawat lain, kayaknya sih yang dari Batam, belum mendapatkan barang-barang mereka. Ada yang sampai marah-marah.

Biasanya perjalanan aku ke kampung halaman datar-datar aja. Kini berkat Lion Air, perjalananku dipenuhi warna. Ternyata itu jadi tajuk berita selama Imlek di berbagai televisi swasta. Bahkan di BBM beredar pesan kurang lebih seperti ini :
Mohon maaf atas keterlambatannya
Lion (singa) yang biasanya beroperasi
Sedang dipakai untuk pertunjukan barongsai

Di atas itu semua, aku bersyukur bisa berkumpul dengan keluarga...sekian laporan saya :D

Friday, October 31, 2014

Kiat Tidak Bosan di Bandara Soekarno Hatta

Berada lama di bandara memang membosankan. Baru-baru ini, dengan alasan menghemat biaya penginapan, saya pun tidur di bandara. Tujuannya juga untuk menghemat waktu, supaya saya dapat mengejar penerbangan pagi yang telah saya beli tiketnya.

Pertanyaannya, apa yang harus saya lakukan di bandara? Dimana saya tidur? Bagaimana tempat yang nyaman di bandara sehingga kitapun dapat duduk ataupun jalan-jalan dengan asyik? Kali ini saya akan mencoba membagikan tips itu, setelah saya menelusuri tiga terminal Soekarno Hatta.

Tempat-tempat di Bandara Soekarno Hatta yang Bisa Dikunjungi

Sebenarnya, mengelilingi Bandara Soetta sendiri merupakan kegiatan yang mengasyikkan. Tapi tentu keliling-keliling begitu saja tanpa ada suatu tujuan akan cepat membosankan bukan? Nah, saya punya beberapa kiat yang bisa kamu pakai nih....

Keliling Untuk Cari Lokasi Foto yang Bagus
Nah, yang satu ini jangan ditanya lagi. Banyak orang yang narsis di sini. Ayo, ngaku aja. Seringkali orang-orang suka foto-foto sendiri untuk mengisi kegiatan mereka. Hal ini juga bisa kamu lakukan untuk mengisi waktu di Soetta. Ini beberapa lokasi foto yang bisa kamu pakai untuk poto-poto, yang bahkan kamu takkan terpikirkan kalau itu di bandara :



















Merenung di Terminal 1
Namanya terminal, tentu tidak ada tempat yang sepi bukan? Tapi jangan salah, di terminal 1 ada tempat yang asyik punya untuk merenung, berpikir, meski mungkin tidak mungkin untuk bermeditasi, hehehehe. Nah dimana tempatnya?


Terlihat kan? Tempatnya sepi banget. Tempat ini kebetulan juga tidak boleh dilewati oleh mobil. Dimana sih sebenarnya? Jadi, jika kamu ada di depan pintu keberangkatan terminal 1, kamu coba deh menyeberang seolah-olah mau nyari taxi ataupun damri atau mau ke tempat parkiran mobil. Nah, dia memang agak tersembunyi sih tempatnya, kalau tidak salah ada di ujung terminal 1C. Jadi coba aja ke sana dan rasakan ketenangannya.

Duduk-duduk Santai di Terminal 2
Terminal 2 ini punya taman yang lumayan adem, ditambah lagi ada suara air mancurnya. Untuk catatan, di taman ini juga banyak dipakai orang untuk merokok. Bagi kamu yang benci rokok tentu agak kurang nyaman. Tapi dari sudut pandang lain, taman ini cukup bikin rileks. Saat yang paling pas yaitu saat hari sudah menjelang sore, dimana matahari sudah mulai tenggelam sampai lampu air mancur dinyalakan.
Taman ini ada di paling ujung, dekat dengan terminal Damri. Oya, di sini kamu juga bisa sambil baca buku, dengar musik, ataupun sekedar foto-foto. Ini penampakannya:



Masuk ke Dalam Lebih Cepat
Masuk ke dalam dan check in lebih cepat. Kamu juga bisa foto-foto dengan tempat yang asyik punyaa.... Ini foto-foto yang diambil dari dalam terminal 2 setelah check in :






Cari Wi-fi
Biasanya kalau bosen dan capek jalan-jalan, cobalah untuk minum kopi atau makan snack apa saja dimana tokonya itu punya wi-fi. Di sini, kamu bisa deh berselancar di negeri maya.

Tentu ini bisa jadi panduan kamu untuk bisa bersenang-senang meskipun di bandara. Oya, kalau punya kartu kredit, nikmati keuntungan yang bisa diraih. Biasanya ada lounge-lounge yang menyediakan makanan / minuman dengan harga murah kalau memakai kartu kredit tertentu. Jadi jangan lupa untuk dipantau sebelum bepergian menggunakan pesawat udara.

Wednesday, October 15, 2014

Bandara Soekarno Hatta Terminal 3

Bandara Soekarno Hatta atau yang biasa disingkat dengan Soetta dan berkode IATA yaitu CGK ini menarik untuk dipelajari. Sebelumnya, kita telah membaca sekilas tentang bandara ini secara umum, Terminal 1 dan Terminal 2. Kini, kita akan membahas terminal 3 yang ada di bandara Soekarno Hatta.Terminal ini termasuk unik.

Sejarah Singkat Terminal 3
Digunakan untuk maspakai penerbangan yang biayanya murah, terminal 3 ini selesai dibangun pada 15 April 2009. Terminal 3 menggunakan konsep yang eco-friendly dan modern.

Terminal 3 setiap tahun dapat mengangkut 4 juta penumpang dimana terdapat 30 gerai lapor masuk, 6 tempat klaim bagasi, dan 3 gerbang bagi para penumpang. Pengembangan ke depannya, menurut wikipedia, terminal 3 akan dirancang berbentuk huruf U dimana dapat mengangkut 25 juta penumpang.

Pesawat di Terminal 3
Saat ini, terminal 3 digunakan oleh Air Asia, Mandala Airlines, dan Lion Air tujuan Denpasar, Bima, Tambolaka, Maumere, Ende, dan Labuan Bajo.

Tempat Makan di Terminal 3
Baso Ino, Beard's Papa, Bim Burger, Diplomat Cafe, Great Indonesia Open Air Cafe, Hikaru Cafe, Jco Donuts & Coffee, Kopi Toea, Laras Resto, Minang Bristo, Mochi Sweets, New Zealand Natural, Roti Boy, Starbucks Coffee, Qtalk,


Tempat-Tempat yang Perlu Diketahui di Terminal 3
Tempat Troli
Biasanya jika Anda datang dengan menggunakan bus transportasi umum seperti Damri, maka troli akan disediakan di dekat terminal pemberhentian bus tersebut. Jika Anda menggunakan kendaraan pribadi, biasanya troli disediakan di dekat pintu masuk menuju gerbang check-in
Pemberhentian Bus Damri
Tempatnya ada di terminal 3 ada di depan terminal. Anda pasti menemukannya dengan mudah karena terminalnya kecil.


Rest Area
Untuk beristirahat, terminal 3 menyediakan bangku-bangku di dekat pintu masuk terminal. Sayangnya, bangku-bangku ini hanya beratap tapi tak berdinding sehingga tidak nyaman ditempati jika malam hari. Namun, Anda dapat memilih tempat duduk yang berada di dalam terminal, tepatnya di lantai 2. Di sana, ada beberapa bangku sofa yang dapat ditempati.
Shopping Area
Shopping area di terminal 3 ada di dalam terminal, tepatnya ada banyak di lantai 2.

Tempat Merokok
Tempat merokok berada di dekat pintu masuk terminal, dimana orang juga bisa beristirahat di sana.
Tempat Bermain Anak
Uniknya, di terminal 3 disediakan tempat bermain bagi anak-anak usia balita. Untuk dapat bermain di tempat ini, Anda perlu melakukan lapor masuk (check in) terlebih dahulu.
Jalur Mobil
Jalan lalu lintas terminal 2 terbagi dalam 3 bagian yaitu :





Jalur 1 : VIP dan bus
Jalur 2 : pribadi dan taksi
Jalur 3 : untuk masuk ke area parkir

Baca sebelumnya : Terminal 2

Tuesday, October 7, 2014

Bandara Soekarno Hatta Terminal 2

Bandara Soekarno Hatta atau yang biasa disingkat dengan Soetta dan berkode IATA yaitu CGK ini lumayan besar dan luas. Sebelumnya, kita telah membaca keterangan tentang bandara ini. Kini, kita akan membahas terminal 2 yang ada di bandara Soekarno Hatta.

Sejarah Singkat Terminal 2
Terminal dua selesai dibangun pada tahun 1991 dan beroperasi tahun 1992, dimana berlokasi di bagian utara bandara. Setiap sub terminal yang terdiri dari 3 sub terminal, ada 25 konter check-in, 5 tempat pengklaiman bagasi dan 7 gerbang. Mampu menampung 9 juta penumpang per tahun dan akan ditingkatkan menjadi 19 juta penumpang per tahun.

Pesawat di Terminal 2
Sub terminal di sini dinamakan dengan huruf D, E, dan F. Pintu gerbangnya dinamakan D1-D7, E1-E7, dan F1-F7. Pada umumnya terminal 2 digunakan untuk penerbangan internasional kecuali terminal 2F. Hal ini berkenaan dengan memorandum antara Garuda Indonesia dan Angkasa Pura II yang menyatakan terminal 2F hanya akan digunakan oleh Garuda Indonesia. Selain itu, 2E juga hanya digunakan Garuda Indonesia tapi untuk penerbangan internasional untuk mengantisipasi ASEAN Open Sky Policy tahun 2015.Pada perkembangannya, terminal 2E dan 2F pun dipakai oleh Merpati Nusantara Airlines.

Terminal 2D : All Nippon Airways, Asiana Airlines, Cathay Pacific, Dragon Air, EgyptAir, Emirates, Japan Airlines, Jetstar Asia Airways, Kuwait Airways, Malaysia Airlines, Mihin Lanka, Philippine Airlines, Qantas, Qatar Airways, Royal Brunei Airlines, Sichuan Airlines, Singapore Airlines, Thai Lion Air, Tiger Airways, Turkish Airlines, U Airlines, Yemenia
Terminal 2E : Air China, Air France, Cebu Pasific, China Airlines, China Southern Airlines, Etihad Airways, Eva Air, Garuda Indonesia, KLM, Korean Air, Lion Air, Lufthansa, Saudia, Thai Airways International, Vietnam Airlines
Terminal 2F : Garuda Indonesia, Merpati Nusantara Airlines utk semua penerbangan domestik

Tempat Makan di Terminal 2
Terminal 2D : Afung Baso Sapi Asli, Beard Papa's, Bengawan Solo Coffee, Baso  Dapoer Mie, Hoka-Hoka Bento, Lapangan Tembak Senayan, Laras Cafe, Lumintu Resto, Masilla, Old Town White Coffee, Rathna Dhewi, Resto Anugerah, Sedap Resto, Warung Bumbu
Terminal 2E : Aero Cafe dan Resto, KFC, Oh La La, Sakana Bandara, Solaria, The Coffee Bean & Tea Leaf, Trias Cafe
Terminal 2F : Cafetaria Mandal, Organic Luwak Coffee House, Quickly, Resto Indo Rasa, Taman Sari

pertunjukan seni di terminal 2
Tempat-Tempat yang Perlu Diketahui di Terminal 2
Tempat Troli
Biasanya jika Anda datang dengan menggunakan bus transportasi umum seperti Damri, maka troli akan disediakan di dekat terminal pemberhentian bus tersebut. Jika Anda menggunakan kendaraan pribadi, biasanya troli disediakan di dekat pintu masuk menuju gerbang check-in
Pemberhentian Bus Damri
Tempatnya ada di terminal 2 (di lantai bawah, area kedatangan penumpang), di sisi paling ujung terminal, ada tempat khusus pemberhentian damri yang lumayan besar karena juga punya tempat makan dan bangku-bangku.

Rest Area
Untuk saat ini, rest area di terminal 2 sedang dalam tahap pengerjaan. Rest area baru tersedia di terminal 1A. Namun jika Anda ingin beristirahat sejenak, di terminal 2 juga disediakan bangku-bangku dari kayu yang biasanya bahkan dipakai untuk tidur bagi mereka yang hendak melakukan penerbangan malam ataupun subuh.
Shopping Area
Shopping area di terminal 2 ada di ujung atas terminal 2, yang biasanya dijajakan di sekitar area makan.
Tempat Merokok
Jalur Mobil
Jalan lalu lintas terminal 2 terbagi dalam 3 bagian yaitu :
Jalur 1 : VIP dan bus
Jalur 2 : pribadi dan taksi
Jalur 3 : untuk masuk ke area parkir
jalur terakhir di terminal 2 (bagian atas : keberangkatan)

Baca sebelumnya : Terminal 1                                                 Baca selanjutnya : Terminal 3